REVIEW PRODUK
PERUSAHAAN IT
“APLIKASI LAYANAN
GOOGLE MAPS”
PENDAHULUAN
Berpergian
ke suatu tempat merupakan kebutuhan alamiah setiap manusia. Kita tentu tidak
bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari selamanya dengan berdiam diri di satu
tempat. Hal itu tentu menuntut kita untuk memiliki pengetahuan mengenai lokasi
dari tempat-tempat yang ingin dituju. melacak lokasi suatu tempat yang belum
diketahui atau menuju ke lokasi tersebut bukan perkara gampang. Perlu teliti
membuka peta dari kertas atau bertanya kepada orang lain.
Mungkin
tidak sedikit dari kita yang sering diceritakan oleh orang-orang terdahulu
bahwa dahulu ketika mereka bersekolah, mereka wajib memiliki pengetahuan peta
buta yang baik minimal untuk daerah negara sendiri, agar kelak mengetahui
lokasi-lokasi dari berbagai daerah.
Tahun
2004, dua bersaudara asal Denmark, Lars dan Jens Eilstrup Rasmussen
menyampaikan pada Google sebuah ide
mengenai peta yang tidak statis, dan bisa digunakan untuk mencari lokasi
dengan disertai kemampuan untuk diperbesar maupun diperkecil secara praktis. Melihat
tingginya kebutuhaan masyarakat dunia akan peta, perusahaan Google merasa perlu
untuk menerima dan mengembangkan ide tersebut. Google membeli perusahaan Where
2 Technologies, perusahaan yang digawangi dua bersaudara Denmark itu beserta
perusahaan bernama Keyhole (pengembang software visualisasi bumi yang kini
dikenal menjadi Google Earth). Pada 8
Februari 2005, Google Maps dirilis
pertama kali di Amerika Serikat..
Saat
itu, sebetulnya Google bukanlah perusahaan pertama yang melahirkan produk peta on-line. Perusahaan Yahoo telah merilis Yahoo Maps sejak tahun 2002. Namun,
tidak dapat dipungkiri bahwa Google Maps
dengan cepat menyalip dan akhirnya jauh lebih populer dibandingkan Yahoo Maps
ISI
Gambar 1 : Logo Google Maps
Di
zaman serba cepat ini, kita membutuhkan berbagai teknologi yang dapat
memudahkan kehidupan kita. Salah satunya Google Maps. Produk
peta digital ini telah membantu jutaan orang di dunia terkait soal navigasi.
Lokasi, bahkan mempertemukan keluarga yang hilang.
Cara
melihat layanan Maps ini sangat sederhana. Kita tidak perlu menginstall software
seperti halnya Google Earth dan tentunya kita harus terhubung dengan internet.
Untuk bisa melihat layanan Google Maps, kita harus meluncur ke situs resminya
yaitu di maps.google.com.
Google
Maps telah memiliki banyak fitur dengan setiap pembaharuan yang membuatnya
lebih dari sekedar aplikasi navigasi belaka. Berikut merupakan review mengenai kelebihan-kelebihan yang terdapat
dalam Google Maps :
1.
Salah satu fasilitas yang paling umum dan
popular untuk dimanfaatkan oleh masyarakat luas adalah fasilitas traffic. Fasilitas ini menampilkan rute
hijau, kuning dan merah, yang merupakan tanda untuk menunjukkan jalanan yang
lancar, bergerak lambat, atau sedang macet. Sehingga kita sebagai user dapat mengetahui rute tercepat
sampai ke tujuan
Gambar 2 : Perbedaan Warna Rute Pada Google Maps
2.
Tampilan yang dimiliki Google Maps sangat
minimalis dan sederhana, rute juga mudah diatur dan dinavigasi, dan cukup mudah
digunakan untuk yang masih awam
3.
Setelah merilis update, Google Maps kini mirip seperti Google Earth, yaitu
dilengkapi mode globe tiga dimensi, baik dalam normal view maupun satellite
view
Gambar 3 : Mode Globe 3D Google Maps
4.
Penggunaan aplikasi pada perangkat android
lama juga masih tergolong baik, meskipun terjadi sedikit lag jika
diakses menggunakan ponsel RAM 1 GB seperti Moto E
dan Galaxy S3 Mini, namun hal itu tidak terlalu menimbulkan
masalah yang berarti.
5.
Fasilitas perkiraan rute untuk pejalan
kaki, bersepeda, dan transportasi umum.
6.
User
dapat menambahkan satu atau beberapa 'pit
stop' antara lokasi
saat ini dan tujuan akhir, selain itu user juga dapat merencanakan perjalanan
sebelumnya dengan menggunakan fitur 'Depart by' dan 'Arrive
at' pada aplikasi. Kedua fitur tersebut sangat bagus untuk
melakukan perjalanan yang rumit dan panjang.
7.
User dapat mengirim rute dari PC ke
perangkat smartphone.
8.
Layanan Google Maps Street View yang mampu menampilan vers visual tiga
dimensi (3D) rute atau lokasi sebuah tempat.
9.
Hasil pencarian Google Maps tentang bisnis
lokal cukup akurat dan komprehensif. Pengguna akan mendapatkan informasi yang
lengkap seperti penilaian, ulasan, jam beroperasi, informasi kontak, foto, cara
memesan meja dan tempat, dan masih banyak lagi.
10.
Google Maps memungkinkan user untuk
melihat review mengenai suatu tempat.
Setiap kali menggunakan Google Maps di ponsel, Anda bisa mencari review untuk kata kunci atau frasa.
Misalnya kita ingin tahun apakah lokasi bisa diakses kursi roda, kita bisa
menelusuri kata kursi roda melalui semua review yang diunggah oleh pengunjung.
11.
Khusus untuk pengguna di Indonesia, terdapat layanan
pencarian rute ketika Car Free Day,
di mana pengguna bisa mencari jalur alternatif
yang dibuka ketika jam CFD sedang berlangsung.
12.
Khusus untuk pengguna di Indonesia, terdapat layanan
pencarian rute ketika jam Sistem Ganjil Genap, untuk memudahkan para pengguna jalan dengan nomor plat
ganjil atau genap ketika mencari jalur yang tidak terkena sistem tersebut. Opsi
untuk menentukan apakah kendaraan yang digunakan menggunakan nomor play ganjil
atau genap bisa diakses langsung ketika tengah melakukan pencarian jalur di
Maps.
13.
Khusus untuk pengguna di Indonesia, terdapat layanan
pencarian rute khusus motor (Motorcycle
Mode), di mana
pengguna motor bisa mencari jalur alternatif yang bisa dimasukki sekaligus
ditempuh lebih cepat ketika menggunakan motor.
Selain memiliki
kelebihan, Google Maps pun memiliki kekurangan yang jika kita bandingkan dengan
kompetitornya yaitu Waze, dapat dirangkum sebagai berikut:
1.
Google Maps tidak memiliki laporan lalu
lintas real time dan update rute.
Pengguna tidak dapat mengirimkan laporan langsung tentang adanya kecelakaan,
zona kontruksi, perbaikan jalan, dll. Google Maps hanya mengotomatisasi
berdasarkan data yang dikirimkan pengguna Google Maps aktif, dan itu akan
mengalami penundaan data yang dapat dikumpulkan oleh Google. Namun, setelah 2013 Google mengakuisisi Waze,
Google kini juga telah bersifat real time.
2.
Google Maps juga tidak sering melakukan re-route
dan akan menampilkan peringatan apabila kondisi lalu lintas
berubah saat terjadi sesuatu, misalnya kemacetan. Peringatan tersebut juga
tidak akan langsung merubah rute awal dan kita dapat membatalkan pemberitahuan
tersebut.
Gambar 4 : Fitur Re-route Waze Yang Tidak Dimiliki Google Maps
3.
Google Maps tidak memiliki fitur sosial.
Tidak seperti Waze yang sebagian besar datanya berasal dari Crowd-Sourced, pengguna Google Maps
tidak bisa saling menyapa dan bekerja sama lewat aplikasi.
Gambar 5 : Fitur Sosial Waze Yang Tidak Dimiliki Google Maps
PENUTUP
Google
Maps adalah salah satu produk perusahaan Google yang inovasinya memberikan
banyak manfaat bagi masyarakat dunia. Google Maps berisi peta atas sebuah
wilayah atau lokasi. Peta tersebut menunjukkan gambaran sebagaimana yang sering
kita jumpai dalam peta konvensional yang dibuat secara cetak. Baik itu dalam
bentuk buku atau juga dalam bentuk pelukisan.
Google
Maps sendiri adalah aplikasi pencitraan bumi dalam bentuk medan dan gambaran
satelit yang terus di update. Salah satu fungsinya banyak digunakan sebagai
petunjuk atau navigasi arah jalan yang menggunakan fitur GPS.
Selain
bermanfaat untuk menunjukan lokasi suatu tempat, Google Maps memiliki segudang
fasilitas dan layanan yang jauh lebih mumpuni dibandingkan dengan peta
konvensional. Fasilitas dan layanan lebih yang Google kreasikan dapat kita
gunakan secara gratis dengan hanya mendownload aplikasinya atau mengunjungi
situs resminya lewat browser.
Kelebihan
dan kekurangan tentu ada pada setiap ciptaan manusia, seperti halnya Google
Maps. Perbaruan aplikasi dan peningkatan layanan terus dilakukan oleh
perusahaan Google guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan tuntutan zaman.
Dibalik
luasnya penggunaan Google Maps oleh masyarakat dunia untuk kegiatan
sehari-hari, kita sebagai user atau
pengguna harus cerdas dalam memanfaatkan Google Maps. Dengan adanya layanan
Google Maps, kita tidak boleh menjadi “malas” lalu kemudian melupakan cara
konvensional yaitu dengan memperluas wawasan peta kita, karena tidak selamanya
kita dapat bergantung pada teknologi seperti hanya Google Maps.
DAFTAR
PUSTAKA




Komentar
Posting Komentar